Warga Sulawesi Utara 10 Jam Tanpa Listrik, PLN Minta Maaf

by
Petugas PLN saat membetulkan jaringan yang yang terganggu pada Desember 2018.

Manado – Meski baru memasuki tahun baru 2019, namun pemadaman listrik di wilayah Sulawesi Utara (Sulut) tak bisa dihindari. Akibatnya warga Sulut 10 jam tanpa listrik, sehingga mengganggu aktifitas sebagian umat nasrani yang sedang beribadah.

Kejadian ini terjadi pada, Minggu (6/1/2019) pukul 09.30 Wita, saat sebagian besar umat nasrani yang sedang menjalankan ibadah di hari Minggu. Padamnya listrik terjadi di sebagian wilayah seperti di kota Manado, Bitung, Tomohon, dan Minahasa, Kotamobagu hingga pukul 18.30 Wita.

“Coba telepon akang dulu PLN kenapa mati lampu terus, orang lain mau ibadah sampai malam ini masih padam,” ucap seorang penatua dalam dialek Manado saat menghubungi kabarManado.com, Minggu (06/01/2019).

Pihak PLN Suluttenggo melalui Humas Jantje Rau kepada kabarManado.com mengatakan, sistem kelistrikan interkoneksi Sulawesi Utara dan Gorontalo mengalami trip yang berdampak pada sebagian besar penyulang mengalami padam. Penyebab gangguan sistem tersebut masih dalam tahap pelacakan.

Rau menjelaskan, sampai saat ini 100 % Gardu Induk (GI) sudah bertegangan dan sebagian besar pelanggan sudah normal menikmati listrik. Petugas PLN sampai dengan saat ini berupaya maksimal menormalkan beberapa penyulang yang masih padam.

“Manajement PLN memohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” pungkas Rau.

Penulis: Ishak Kusrant

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *