Wali Kota Akui Manado tak Mampu Meraih Adipura

by
Vicky saat jumpa pers akhir tahun di Puncak De Corlano Manado, Senin 31 Desember 2018.

Manado – Salah satu penghargaan tingkat nasional di bidang kebersihan kota adalah Piala Adipura. Kota Manado pernah beberapa kali meraihnya, bahkan sebuah tugu Adipura berdiri di ruas jalan utama masuk ke kota itu. Sayangnya dalam beberapa tahun belakangan, ibukota provinsi Sulawesi Utara ini kesulitan mengukir prestasi serupa.

Kesulitan meraih Adipura ini diakui Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut. Dia bahkan menegaskan, hingga akhir kepemimpinannya pada Februari 2021, Kota Manado tidak akan mampu meraih penghargaan tersebut.“Hingga masa kepemimpinan saya berakhir tahun 2021, Manado tidak akan bisa mendapat Adipura,” ujar Vicky saat jumpa pers akhir tahun di Puncak De Corlano Manado, Senin 31 Desember 2018.

Dia menyebutkan, penyebab utama Manado tidak ada bisa meraih Adipura adalah item penilaian yang terkait dengan pengelolaan sampah Tempat Pembuangan Akhir (TPA). “Kita punya TPA Sumpompo yang tidak memenuhi standar, karena TPA harus sanitary landfill,” ungkap Vicky.

Sanitary Landfill adalah sistem pengelolaan (pemusnahan) sampah dengan cara membuang dan menumpuk sampah di lokasi cekung, memadatkannya, dan kemudian menimbunnya dengan tanah.

Lokasi yang dipergunakan biasanya jauh dari pemukiman untuk menghindarkan berbagai masalah sosial karena bau menyengat yang dihasilkan dari pembusukan sampah. Hal ini juga dilakukan agar bibit penyakit yang ada dalam sampah tidak sampai ke wilayah pemukiman.

Dengan kondisi TPA Sumompo, lanjut dia, Manado akan sulit untuk meraih Adipura. Karena Sumompo tidak memenuhi kriteria yang dimaksud. “Kecuali jika item penilaiannya diubah,” tandas dia.

Meski tidak bisa meraih Adipura, namun Vicky mengatakan, Kota Manado justru lebih bersih. Karena di seluruh kawasan kegiatan bersih-bersih kota dijalankan. “Kalau Adipura kan hanya spot-spot tertentu yang dinilai, dan itu yang diperhatikan. Tapi sekarang seluruh kawasan dibersihkan,” ujar dia.

Penulis: Yoseph E Ikanubun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *