TOT Kompetensi Pengajar SMKN 5 Bitung Gandeng DUDI

by

Manado – SMK Negeri 5 Bitung kembali menggelar Training of Trainers (TOT) bagi para guru dengan menggandeng Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) untuk kurikulum strategi pembelajaran sarana prasarana dan kompetensi guru yang selaras dengan program SMK Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung di Hotel Travelo Manado pada Jumat (9/8/2019).

Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut, dr Grace Punuh MKes dalam pembukaannya menyampaikan, program dari SMKN 5 Bitung sangatlah brilian dan patut menjadi contoh teladan dari sekolah SMK lain. “Progam sekolah ini sangatlah bagus dimana efeknya akan meningkatan mutu pendidikan dan ini akan menjadi pola acuan kedepan untuk kerjasama dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri,” jelas Kadis Punuh.

Lanjut Punuh, SMK harus bisa meluluskan siswa yang siap kerja di DUDI dan jangan hanya menambah angka pengangguran karena tidak memiliki keahlian setelah lulus. “Program ini sangat menunjang KEK Bitung dengan menyediakan Sumber Daya Manusia yang hamdal dibidang keahlian sesuai kejuruan dan sekolah harus ada  jangka pendek, menengah dan panjang dan SMKN 5 Bitung menjadi percontohannya,” ungkap Punuh.

Dijelaskan Punuh, nantinya pada bulan Oktober 2019 para siswa khususnya lulusan SMK akan didata, dan akan dilihat 3 bulan setelah lulus sekolah, apakah mereka sudah kerja atau belum.

Kepala SMK Negeri 5 Bitung Drs Maxi F A Rompas SH MSi MPd mengatakan, ini adalah konsep tindak lanjut dari workshop dalam rangka kurikulum berbasis industri untuk diimplementasikan oleh guru produktif yang berlangsung mulai 9-10 Agustus 2019. “Kami menggandeng PT. CUC, PT. Telkom dan Balai Perikanan Kota Bitung mewakili DUDI dalam pemgembangan untuk guru produktif disekolah kami,” jelasnya.

Lanjut dia, khusus Teknik pendingin dan tata udara dan Teknik otomasi industri adalah jurusan yang tidak dimiliki sekolah lain di Sulut dan khusus Teknik pendingin dan tata udara satu – satunya di Indonesia Timur. “Jurusan yang ada di sekolah kami adalah langkah dan para siswanya siap pakai dan dibutuhkan didunia usaha dan industri karena gurunya adalah ahli dibidangnya dan untuk jurusan Teknik komputer dan jaringan memiliki guru yang juga sudah ahli dan profesional,” kata Rompas.

Kata Rompas, dengan adanya TOT bagi para guru maka tenaga pendidik akan mempunyai tambahan keahlian yang siap diterapkan pada siswa.

Editor: Ishak Kusrant
Penulis: Zulkifli Madina

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *