Tim Resmob Polda Sulut Ungkap Kasus Prostitusi Online, Miris Korban dan Pelaku Masih Remaja

by

Manado – Setelah berhasil mengungkap kasus prostitusi online yang melibat Mon (19 tahun) warga Sario Tumpaan sebagai penyedia jasa yang menghebohkan masyarakat kota Manado dan tersebar luas di media sosial, kembali Tim Resmob Polda Sulut mengungkap kasus yang sama. Mirisnya lagi korban dan pelaku sama-sama masih dibawa umur alias remaja.

Dir Reskrimum Polda Sulut Kombes Pol Trisulastoto Prasetyo Utomo melalui Kanit 1 Resmob Iptu Batara Indra Adytia SIK menegaskan, pada Jumat (4/10/ 2019) sekitar pukul 16:00 Wita, Tim Dit Reskrimum Polda Sulut telah mengamankan 6 orang yang diduga sebagai pelaku dan korban kasus Trafficking, di salah satu penginapan di Kecamatan Malalayang, Manado.

Iptu Batara menjelaskan, modus operandi pelaku, dengan membujuk wanita untuk mendapatkan keuntungan dengan cara menjual perempuan melalui aplikasi Mechat. “Pelaku akan dikenakan UU No. 21 Tahun 2007 tentang Trafficking atau Tindak Pidana perdagangan orang (TPPO) Pasal 2 dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara atau denda sebesar Rp 600.000.000,” tegas Batara.

Menurutnya, pelaku dan korban sama-sama masih dibawa umur, karena itu kami sangat prihatin, semoga ini menjadi perhatian pemerintah dan orang tua agar kasus tersebut tidak terus terjadi, terutama mengawasi anak perempuan mereka agar tidak menjadi korban prostitusi online. “Adapun pelaku yaitu AT alias Tenda (19), DT alias Don (16), RW alias Rok (17), dan korban berjumlah tiga orang yang rata-rata masih berusia remaja. Sedangkan saat diamankan ditemukan alat kontrasepsi, uang tunai, dan Lem Eha Bond,” tandasnya.

Ia menambahkan, kini kasus tersebut telah diserahkan ke Polresta Manado untuk penyidikan lebih lanjut.

Penulis: Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *