Tiga Cerita dalam Tarian Maengket SMAN 2 Tomohon

by
Penampilan group tarian maengket SMAN 2 Tomohon pada pagelaran seni dan budaya di Megamas Manado, baru-baru ini.

Manado – Selain aspek akademik, SMAN 2 Tomohon saat ini fokus pada pengembangan kesenian khususnya tarian maengket.

Kepala SMA Negeri 2 Tomohon, Royke Rau menjelaskan, group tarian maengket telah pentas pada pagelaran seni dan budaya dalam pameran dan pementasan Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) dirangkaian Christmas Festival 2018 di Megamas, Rabu (05/12/2018). Ada tiga cerita yang diangkat dalam tarian maengket sekolah tersebut.

Lanjut Royke, kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Daerah Sulut tersebut adalah untuk mewujudkan program GSMS. Di ketahui, akhir program tersebut selama 3 bulan semua sekolah wajib melakukan pementasan apa yang sudah didapat. “Program seniman masuk sekolah sangatlah bermanfaat sekali bagi para siswa untuk mengembangkan minat bakat seni bagi mereka,” ungkap Royke.

Dia menambahkan, program seniman masuk sekolah adalah program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Daerah Sulut. ”Program ini sangat bermanfaat bagi pengembangan siswa,” ujar dia.

Pelatih seni maengket SMAN 2 Tomohon, Vence Langi mengatakan, para siswa dilatih dua kali dalam seminggu yang dimulai sejak Agustus 2018 lalu. “Dalam pementasan kali ini kami menampulkan 3 cerita dalam tarian maengket yaitu menanam padi secara gotong royong, mengangkat rumah secara bersamaan dan pergaulan muda-mudi,” jelas vence yang juga pelatih maengket terbaik tingkat nasional pada tahun 2002.

Vence berharap, agar mereka lebih giat berlatih supaya mereka bisa ikut juga lomba tingkat Provinsi hingga tingkat nasional.

Penulis: Zulkifli Madina

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *