Tahun 2018 Pemberian ITAS Imigrasi Kelas 1 TPI Manado Meningkat

by
Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Manado Friece Sumolang (tengah) didampingi para pejabat Imigrasi. (Foto: Ishak Kusrant).

Manado – Terjadi peningkatan untuk pemberian izin terbatas (ITAS) sepanjang tahun 2018 kepada warga negara asing (WNA) di kota Manado Sulawesi Utara (Sulut) dibandingkan tahun 2017.

Pihak Imigrasi Kelas 1 TPI Manado mengklaim hal itu merupakan akumulasi peningkatan dari pemberian izin
tinggal yang baru dan perpanjangan izin tinggal dari yang sudah diberikan.

Kepala Imigrasi Kelas 1 Manado TPI Friece Sumolang SH MH mengatakan, peningkatan pada dokumen izin tinggal terbatas (ITAS) sebesar 13,50 % dengan jumlah 748 orang dari tahun 2017 yang hanya 659 orang.

Sedangkan untuk yang izin tinggal yang bersifat kunjungan, orang asing yang menggunakan Izin Tinggal Kunjungan (ITK) mengalami penurunan sebesar 21,43 % dari 1045 orang di tahun 2017 menjadi 821.
Sementara yang menggunakan Visa On Arrival (VOA) berjumlah 481orang.

Sumolang menjelaskan, warga negara terbanyak yang diberikan izin tinggal adalah China 630 orang, Amerika, 2013 orang, Filipina171 orang, Belanda, 151 orang, dan warga kebangsaan Jerman 141 orang.

Adapun tujuan kedatangan WNA antara lain untuk kunjungan keluarga, belajar atau penelitian, rohaniawan, wisatawan lansia, penanam modal, dan sebagai tenaga ahli yang bekerja pada sektor wisata, pertambangan, industri, dan pendidikan.

“Namun demikian kami mengimbau kepada masyarakat agar bersama mengawasi WNA ini agar tidak menyalagunakan izin yang diberikan, seperti berdagang, atau melakukan usaha illegal tanpa diketahui pihak Imigrasi atau belum mendapat izin resmi,” tukas Sumolang , Senin (31/12/2018) saat menggelar jumpa pers akhir tahun.

Sumolang menambahkan, pencapaian sepanjang tahun 2018 selain peningkatan ITAS juga terjadi pada pemberian atau penerbitan dokumen keimigrasian bagi Warga Negara Indonesia dan Orang Asing yakni sebesar 1,92%.

Faktor yang mempengaruhi terjadinya peningkatan penerbitan paspor di antaranya meningkatnya tingkat populasi penduduk di wilayah Kota Manado, meningkatnya perjalanan ibadah keagamaan, paket perjalanan murah ke luar negeri, pendidikan dan kesehatan.

“Dan untuk jumlah Penerbitan Paspor di Unit Layanan Paspor Mall Pelayanan Publik (MPP) Wale Kabasaran Kota Tomohon sebanyak 772,” pungkasnya.

Penulis : Ishak Kusrant

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *