Prioritas Ketahanan Pangan, Dondokambey Tanam Padi di Desa Tincep

by
Foto: Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey didampingi Perwakilan Petrokimia Gresik, dan Pejabat Pemerintah Kabupaten Minahasa memegang padi yang akan ditanam.

Sonder – Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey tanam padi di Desa Tincep, Kecamatan Sonder pada Jumat (8/2/2019). Penanamn padi sawa menggunakan pupuk Phoska Plus Petrogonik yang melibatkan Kelompok Tani Gapoktan Songkel dan PT Petrokimia Gresik.

Bupati Minahasa dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakil Bupati Robby Dondokambey mengatakan, pembangunan pertanian tanaman pangan mempunyai peran penting dalam rangka mewujudkan stabilitas nasional, sehingga harus dilanjutkan secara berkesinambungan.

Dondokambey mengatakan, dalam pelaksanaan dilapangan, kita selalu saja diperhadapkan pada permasalahan klasik, untuk itu diperlukan kesamaan presepsi, keterpaduan teknologi dan sinkronasi teknis program atau kegiatan dalam rangka pembangunan pertanian kearah yang lebih baik.

Menurut Wakil Bupati Minahasa, stabilitas nasional erat kaitannya dengan kecukupan dan ketersediaan pangan bagi seluruh masyarakat. “Untuk itu Pemerintah berupaya semaksimal mungkin menjamin ketersediaan pangan dengan jalan meningkatkan produksi hasil pertanian terutama padi,” ujar Dodokambey.

Dondokambey menjelaskan, pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling hakiki, oleh karena itu kebutuhan pangan di suatu daerah mutlak harus dipenuhi, karena itu dalam rencana kerja pemerintah, ketahanan pangan termasuk salah satu prioritas, mengingat jumlah penduduk semakin meningkat yang dibarengi dengan kebutuhan pangan yang semakin meningkat pula, sementara ketersediaan lahan terutama lahan sawah semakin sempit karena adanya alih fungsi lahan.

“Potensi sumberdaya lahan pertanian di kabupaten ini cukup strategis yaitu mencapai  75.000 Ha, dimana luas lahan sawah 5.500 Ha, sedangkan luas sawah di kecamatan sonder 363 Ha, sementara luas lahan sawah lokasi tanam 84 Ha,” ujarnya.

Dodokambey menambahkan, kali ini yang di fasilitasi oleh BUMN Petrokimia Gresik dan bekerjasama dengan 10 kelompok tani hanya seluas 5 Ha, kedepan diharapkan seluruh kecamatan Sonder bahkan seluruh Kecamatan di Kabupaten Minahasa yang memiliki potensi padi sawah dapat dibantu dibuatkan demplot  untuk petani, sehingga dapat
meningkatkan produktivitas hasil pertanian.

“Di tahun  2019 ini pemerintah Kabupaten Minahasa telah mengalokasikan anggaran untuk menunjang potensi pertanian, khusus di kecamatan sonder dialokasikan untuk 26 kelompok tani berupa bibit padi sawah sejumlah 150 Ha serta beberapa bantuan lainnya yang sejalan dengan visi kami yang terwujudnya minahasa yang maju dalam ekonomi dan budaya, berdaulat adil dan sejahtera,” tambahnya.

Turut dihadiri oleh Mewakili direksi PT. petrokimia Gresik Bpk. Trudo Nainggolan Junianto Simaremare Asep Sagpul Muslim , Anggota DPRD Kabupaten Minahasa Chintia Keintjem, Kadis Pertanian Ir. Suhban Torar, Camat Sonder Drs. Rouldy Mewoh, Kapolsek Sonder IPTU Stenly Korua, Danramil Sonder Peltu Donny Pasiowan, Kadis Kelautan dan Perikanan Ir. Janny Moniung, Kadis Pekerjaan Umum Novry Lontaan ST, Kabag Humas dan Protokol Setdakab Minahasa Drs Moudy L Pangerapan MAP, Kabag TUP dan Keuangan Setdakab Minahasa Lonna O. K. Wattie SSTP, Hukumtua Sonder Bpk Ronny Dapu, Gabungan Kelompok Tani Songkel Sonder, Para petani Se-Kecamatan Sonder, tokoh-tokoh masyarakat.

Penulis: Roni Sepang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *