PKM Fakultas Peternakan Unsrat Tahun 2019, Desa Wasian Kecamatan Dimembe Kabupaten Minahasa Utara

by

Tim PKM Fakultas Peternakan Unsrat Tahun 2019:

Dr. Ir. Sofi M. Sembor, MP
Ir. Youdhie H. S Kowel

Dimembe – Pola hidup yang semakin berkembang dan serba cepat mengakibatkan konsumsi masyarakat berubah pada penyiapan makanan dengan serba siap saji.  

Optimalisasi pemanfaatan daging ayam dalam pengolahan daging menjadi salah satu alternatif.   Peningkatan konsumsi daging dan keinginan pemerintah untuk meningkatkan konsumsi protein hewani asal ternak perlu mendapatkan dukungan dari berbagai pihak.

Masyarakat kini sudah menyadari pentingnya mengkonsumsi daging sebagai sumber protein sehari-hari.  Hal ini ditunjukkan dengan besarnya animo masyarakat untuk membeli produk olahan daging seperti bakso, nugget, sosis, dan lain-lain yang siap untuk dikonsumsi. 

Namun peningkatan animo masyarakat tersebut diikuti pula oleh kesadaran masyarakat untuk mendapatkan daging dengan mutu yang baik diantaranya memiliki penampakan, warna, aroma, rasa bahkan kandungan protein yang tinggi. 

Tim PKM Fakultas Peternakan Unsrat Tahun 2019.

Bakso dan nugget sangat populer di Indonesia, karena harga dan macam  yang sangat bervariasi mampu memenuhi selera dan daya beli berbagai lapisan masyarakat. Bakso daging adalah produk makanan berbentuk bulat atau lain, yang diperoleh dari campuran daging ternak (kadar daging minimal 50%) dan pati atau serealia dengan atau tanpa penambahan bahan makanan yang diizinkan, sedangkan nugget merupakan salah satu bentuk produk beku siap saji, yaitu produk yang telah mengalami pemanasan sampai setengah matang (precooked), kemudian dibekukan.

Masyarakat umumnya belum mempunyai pemahaman dan pengetahuan tentang  bagaimana cara pengolahan daging yang berkualitas rendah menjadi suatu produk yang berkualitas, enak dan disukai.

Berdasarkan permasalahan tersebut maka kami dari Tim PKM Fakultas Peternakan Unsrat melakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan tujuan untuk memberdayakan anggota kelompok agar produktifitas daging ayam dapat diolah menjadi suatu produk berupa bakso dan nugget ayam  yang memiliki rasa dan aroma yang enak sekaligus sebagai sumber pendapatan alternatif.

Sasaran adalah  anggota Kelompok Wanita Tani Desa Wasian kecamatan Dimembe Kabupaten Minahasa Utara dan masyarakat sekitar.
Target yang ingin dicapai pada kegiatan pemberdayaan anggota Kelompok Wanita Tani Desa Wasian, kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara antara lain:

1. Pengolahan bakso dan nugget daging ayam,

2. Pelatihan dan demonstrasi.

Berdasarkan permasalahan prioritas Kelompok Wanita Tani Desa Wasian, kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara, maka diperlukan pemberdayaan terhadap kelompok tersebut.

Pemberdayaan untuk menangani beberapa masalah prioritas dilakukan dengan menggunakan dua metode yaitu metode penyuluhan dan pelatihan/demonstrasi.
Para ibu-ibu  anggota kelompok terlihat antusias dalam mengikuti penyuluhan dan demonstrasi yang dilakukan oleh para dosen serta Tim dari Fakultas Peternakan Unsrat.

Dengan menggunakan alat dan bahan yang sudah tersedia, para ibu anggota kelompok  mencoba membuat nugget dan bakso sendiri dengan didampingi oleh Tim.  Selain itu juga sudah disediakan 
tester bakso dan nugget yang sudah jadi untuk dicoba oleh para  anggota kelompok.

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, masyarakat terutama ibu-ibu dapat menambah sumber pendapatan lain untuk menunjang kebutuhan keluarga. (*)

Editor: Ishak Kusrant

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *