Pesan Inspektorat untuk Dinas Dikda Sulut Terkait Proyek DAK

by
Inspektorat Provinsi Sulut, Mieke Sendow SE mengingatkan, jangan sampai pihak sekolah mengurangi volume pengerjaan DAK yang menurunkan kualitas proyek pengerjaannya.

Manado -Inspektorat Provinsi Sulut, Mieke Sendow SE mengingatkan, jangan sampai pihak sekolah mengurangi volume pengerjaan DAK yang menurunkan kualitas proyek pengerjaannya.
“Dalam pemeriksaan nanti akan meminta administrasi pendukung terkait proyek DAK tersebut,” ungkap Sendow saat menjadi narasumber di pelaksanaan kegiatan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Tahap 1 Pelaksanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang Pendidikan SMA Provinsi Sulut Tahun anggaran 2018 di Hotel Aryaduta Kamis (01/11/2018).
Sendow mengatakan, selama melakukan pemeriksaan proyek DAK di sekolah, banyak ditemukan penyimpangan karena kesalahan penganggarannya. “Kepala sekolah silahkan panggil fasilitator kalau terjadi kejanggalan pengerjaan proyek di lapangan agar bisa diperbaiki,” jelasnya.
Dijelaskan Sendow, harus ada laporan fisik dalam pengerjaannya dan kepala sekolah harus menjadi pengawas proyek tersebut. “Perencanaan DAK harus sesuai ketentuan yang berlaku dan pembangunana fisik sesaui dengan spesifikasi teknis dan RAB,” kata dia.
Lanjutnya, untuk pertanggungjawaban keuangan DAK fisik dapat diyakini kebenarannya dan meyakini bahwa peralatan yang diadakan telah sesuai ketentuan. “Banyak juga masalah yang ditemukan dalam DAK yaitu penerimaan tidak seluruhnya dicatat dalam Buku Kas Umum dan terdapat pengeluaran pada BKU yang tidak dilengkapi dengan dokumen pertanggung jawaban,” cetusnya.

Dia menambahkan, banyak juga dalam DAK terdapat kelebihan pembayaran upah kerja dan pajak yang dipungut tidak disetor kenegara dan pelaksanaan DAK dikerjakan oleh pihak ketiga.

Penulis: Zulkifli Madina

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *