Penderita DBD Terus Meningkat, Caleg Mapanget Desak Perbanyak Fogging

by
Caleg PKS Dapil Mapanget Nomor 2 Haji Suparno Putra ketika menemui penderita DBD warga GPI di rumah sakit Siloam Hospital Manado.

Manado – Penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di kota Manado terus meningkat. Hingga memasuki minggu kedua Januari 2019 korban DBD sudah mencapai 16 orang, dan terbanyak berada di wilayah Kecamatan Mapanget.

Calon Anggota Legislatif kota Manado Dapil Mapanget dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Haji Suparno Putra menghimbau agar Pemkot Manado melalui Dinas terkait untuk terus melakukan pengasapan (fogging) di wilayah Mapanget terutama di daerah yang terdampak kasus DBD.

Suparno menjelaskan, khusus untuk di wilayah perumahan Griya Paniki Indah (GPI) hingga, Selasa (08/01/2019) sudah terdapat 6 kasus DBD dan semuanya saat ini dirawat di sejumlah rumah sakit di kota Manado.

“Jangan sampai terlambat melakukan fogging karena korban DBD terus bertambah, kalau tidak akan memakan korban jiwa,” tegas Suparno pada kabarManado.com, Selasa (08/01/2018).

Caleg No 2 Dapil Mapanget tersebut berharap pemerintah fokus dengan fogging apa lagi saat ini masih masuk musim hujan yang panjang. Sehingga perkembangan virus yang ditularkan oleh nyamuk mematikan itu sangat cepat dan bisa mematikan jika tidak cepat di basmi.

“Jangan sudah jatuh korban baru dilakukan fogging itu bisa terlambat,” tambah Suparno.

Kepala Dinas Kesehatan kota Manado Marini Kapojos mengatakan, pihaknya memang sementara melakukan fogging dan fogging dilaksanakan di tempat yang terdapat kasus DBD.

Menurutnya, meski kasus DBD mengalami peningkatan namun belum ditetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB) karena pihaknya terus masih fokus ke fogging dan menghimbau kepada masyarakat agar bisa mencegah perkembangan penyakit tersebut.

“Sudah ada 2 korban meninggal dunia dari DBD karena itu masyarakat juga harus terlibat dengan menjaga lingkungan tetap bersih agar kasus DBD bisa di cegah sejak dini,” ucap Kapojos.

Penulis: Ishak Kusrant

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *