Penanganan Kasus Dugaan Smartphone Illegal di Polda Sulut Masih Berlanjut

by
Kombes Pol Yandri Irsan Dirkrimsus Polda Sulut (kanan) saat melakukan pemeriksaan siswa SPN Karombasan. (Foto: Dokumentasi KM)

Manado – Penanganan kasus Smartphone yang diduga bermasalah dan tidak sesuai izin edar, yang ditangani Dit Krimsus Polda Sulut hingga kini belum tuntas. Kasus tersebut masih mengendap di Polda Sulut padahal penanganannya sudah lebih dari tiga bulan.

Dirkrimsus Polda Sulut Kombes Pol Yandri Irsan, ketika dikonfirmasi wartawan Pos Liputan Polda pada, Rabu (2/10/2019) mengatakan, kasus ini sudah pada tahap penyidikan dan sudah ditetapan satu orang tersangka berinsial LS. “Dalam waktu dekat berkas akan kami limpahkan ke kejaksaan jadi masih terus berlanjut,” tegas Mantan Kapolres Kupang, NTT tersebut.

Diketahui, pengungkapan kasus dugaan smartphone illegal tersebut berawal dari pengaduan masyarakat yang membeli Handphone jenis IPhone di salah satu toko yang berada di kota Manado.

Pembeli handphone kemudian mengeluh ke toko yang tersebut karena smartphone bermasalah, namun tidak mendapat pelayanan baik, sehingga konsumen melaporkannya ke Polda Sulut.

Berdasarkan laporan tersebut, Tim Dit Krimsus Polda Sulut bergerak dan melakukan penyelidikan dengan mendatangi toko smartphone. Toko kemudian digeledah dan menemukan jenis smartphone lainnya yang diduga tidak memiliki izin edar sesuai prosedur yang berlaku, selain jenis IPhone.

Peredaran dan penjualan dugaan smartphone illegal ini menurut penyidik melanggar tiga peraturan, yakni UU Perlindungan Konsumen, UU Perdagangan dan UU Postel, sehingga kasus ini masih terus bergulir.

Penulis: Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *