Para Kepsek SMAN dan SMKN Rapat Bersama Bahas PPDB Online

by
Foto: Kadis Dikda Sulut bersama Kepala SMAN dan SMKN di Sulut usai rapat bersama.

Manado – Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut, dr Grace Punuh MKes memanggil benerapa kepsek SMA dan SMK dibebrapa daerah bahas persoalan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online pada Kamis (11/7/2019) kemarin di ruang Iptek Dikda Sulut.

Kata Punuh, dalam rapat tersebut membahas tentang persoalan yang terjadi terkait PPDB online khususnya dalam pembagian kriteria baik Zonasi, Perpindahan dan Prestasi. “Memang dengan adanya pembagian zonasi yang lebih besar banyak siswa yang datang mengeluh di sekolah karena mereka tidak dapat masuk di sekolah itu,” jelas Punuh.

Lanjut Punuh untuk mengantisipasi agar tidak ada siswa yang putus sekolah, maka Dinas Pendidikan Daerah mengambil langkah untuk menambah kuota dan menerima mereka di beberapa sekolah negeri yang masih kurang siswanya. “Kami mengambil langkah ini agar orang tua tidak kecewa dan siswa tidak putus sekolah,” kata Punuh.

Punuh menambahkan, dalam jangka pendek maka dilakukan penambahan rasio siswa dari 32 per rombel menjadi 36 siswa per rombel dan ini akan berkoordinasi dengan Kemendikbud untuk mendapatkan perlakuan khusus sesuai dengan potensi kewilayahan daerah masing-masing. “Kami juga meminta pihak sekolah agar melakukan penambahan penggunaan ruang kelas sementara dengan kesepakatan bersama antara sekolah dan orangtua siswa, dan siswa yang menumpang tinggal di lokasi beda dengan Kartu Keluarga harus melampirkan surat keterangan domisili dari kepala lingkungan/lurah setempat,” tegas Punuh.

Kata Punuh, sekolah juga wajib Membuat pernyataan orang tua dan siswa agar mengikuti tata tertib sekolah dengan
penandatangan tata tertib diatas meterai.

Lebih jauh dikatakan Punuh, langka selanjutnya yaitu mengatasi kekurangan sarana dan prasarana serta guru di sekolah, yang kekurangan siswa tersebut yaitu Dikda akan menambah sarana dan prasarananya serta guru THL. Dan SMA dan SMK yang sulit ditempuh jalur kendaraan umum akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi maupun Kabupaten kota agar di buka trayek disekitar sekolah tersebut

Diketahui SMA dan SMK yang banyak pelamar siswa baru tapi kekurangan fasilitas daya tampung yakni, SMAN 1 Manado, SMAN 9 Manado, SMAN 7 Manado, SMAN 2 Manado, SMAN 3 Manado, SMAN 4 Manado, SMKN 1 Manado, SMKN 3 Manado, SMAN 1 Bitung, SMAN 2 Bitung, SMAN 1 Tomohon dan Sekolah yang kurang pelamar siswa baru yakni, SMAN 1 Sonder, SMAN 1 Kalawat, SMAN 2 Tondano, SMAN 10 Manado dan SMKN 6 Manado.

Penulis: Zulkifli Madina
Editor: Ishak Kusrant

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *