Nuansa Toleransi di Natal Jemaat GMIM Bethel Winangun Kolom 17

by

Manado – Natal jemaat GMIM Bethel Winangun Kolom 17 contoh Kerukukanan antar umat beragama, karena dalam Natal yang di gelar pada Senin (10/12/2018) malam, melibatkan umat agama lain yang ada di lingkungan sekitar kolom 17.

Pelayan khusus kolom 17 GMIM Bethel Winangun Penatua Lorens Umboh mengatakan, Natal ini penuh kerukunan dan toleran karena di jemaat Kolom 17 GMIM Bethel Winangun ada umat lain yang juga di undang untuk merayakan Natal. Dehingga tak heran kota Manado dinobatkan sebagai kota paling Toleran.

Kehidupan jemaat GMIM berada di lingkungan yang plural karena terdapat juga penganut agama lain yang berbaur dengan jemaat untuk merayakan Natal bersama. “Sehingga Natal kali ini sangat penuh makna dan arti bukan hanya bagi kami keluarga besar Kolom 17 tapi juga bagi umat agama lain yang hadir,” ucap Umboh yang juga menjabat Kadis Pemuda dan Olahraga kota Manado itu.

Pendeta Roy Lengkong yang menjadi saluran berkat saat memimpin ibadah Natal imengatakan, Kolom 17 patut dipuji karena Natal kali ini tampa menggunakan air kemasan plastik yang jika tidak di jaga bisa merusak lingkungan. Termasuk hewan lainnya seperti yang ada di laut dan lingkungan sekitar karena akan menimbulkan sampah plastik. “Kolom 17 patut di apresiasi karena sudah menjabarkan program jemaat dan menunjang pemerintah dalam mengurangi pemakaian kemasan plastic,” kata Pendeta Lengkong.

Natal jemaat Kolom 17 GMIM Bethel Winangun, diramaikan dengan penampilan Vocal Grup Pria Kaum Bapa (PKB) dan pujian anak sekolah minggu. Turut hadir pula Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) Syamas Feni Sumarouw dan pendeta pelayanan bersama seluruh pelayan BIPRA Kolom 17.

Penulis: Ishak Kusrant

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *