Musrenbang Kabupaten Minahasa Pertama Dikepemimpinan RR-RD

by

 

Mandolang – Bupati Ir Royke Octavian Roring MSi ingatkan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun anggaran 2020 harus disesuaikan dengan program prioritas dan target pembangunan daerah.

Hal itu ditegaskan Bupati saat disetujui Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten Minahasa di Hotel Mercure Tateli, Mandolang, Jumat (22/03/03) “Penyusunan RKPD ini adalah yang pertama di era pemerintahan saya dan Pak Wakil Bupati saat kami dilantik 25 September 2018 yang lalu. Jadi ini sangat penting karena merupakan wujud tindaklanjut dari visi misi RR-RD yang didalamnya kita realisasikan janji-janji politik yang pernah kami sampaikan kepada masyarakat saat kampanye lalu, “papar Roring.

Di hadapan peserta forum Musrenbang, Bupati meminta agar rapat RKPD juga dapat mempertimbangkan partisipasi partisipatif masyarakat, yaitu aspirasi-aspirasi yang telah disetujui masyarakat pada saat pelaksanaan Musrenbang di tingkat desa, kelurahan dan kecamatan. “Saya berharap produk RKPD ini betul-betul dapat mencerminkan aspirasi dari bawah yang kita kemas bersama visi misi RR-RD, sehingga dapat menjadi acuan program kerja pemerintah. Apa yang telah kami janjikan bagi masyarakat, kampanye saat ini dapat disesuaikan setiap tahun melalui RKPD ini, “tuturnya.

Musrenbang Kabupaten tingkat ini menurut Bupati, merupakan salah satu forum musyawarah tahunan oleh seluruh pemangku kepentingan dalam menyepakati RKPD tahun anggaran 2020 dengan memprioritaskan program-program kerja yang terpusat untuk kepentingan masyarakat. “Jadi sekali lagi saya meminta semuanya untuk mendapatkan apa-apa yang sudah diusulkan masyarakat dalam Musrenbang desa dan kecamatan, sehingga dapat mempertegas rumusan prioritas pembangunan daerah tahun 2020 mendatang,” kata Ketua Bapeda Provinsi Sulawesi Utara itu.

Pada kesempatan tersebut, Bupati bersyukur karena RPJMD tahun 2018-2023 telah dirampungkan dan ditetapkan sebagai Peraturan Daerah (Perda). Hal itu haruslah terlaksana berkat kerja keras dan sinergitas seluruh jajaran Pemkab Minahasa. “Batas pembuatan RPJMD sesuai aturan peraturan-undangan adalah enam bulan sejak pelantikan kepala daerah dan wakil kepala daerah. Bersyukur kita telah menyelesaikan saat ini telah ditetapkan menjadi Perda dan sementara dikonsultasikan ke pemerintah provinsi melalui Bappeda,” katanya.

Selain itu, Bupati ikut menyentil pelaksanaan program kerja pemerintah baik yang sementara dikerjakan tahun ini maupun kegiatan di tahun mendatang. Alasan hal itu menurutnya akan menjadi tolak ukur bagi Pemkab Minahasa untuk mencapai target meningkatkan predikat Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP).

“Target kita kedepan untuk menilai LAKIP bisa lebih baik dan mencapai nilai BB. Tentunya ini sangat tergantung pada cara pelaksanaan program kegiatan di masing-masing SKPD. Makanya saya ajak kita semua untuk berpacu meningkatkan dukungan guna meningkatkan kesejahteraan di setiap bidang untuk memperbaiki Minahasa yang semakin hebat ke depan, “harapnya.

Sementara saat diwawancarai usai kegiatan, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Minasa, Drs Donald Wagey, selaku koordinator kegiatan Musrenbang dalam rangka menyusun RKPD, rencana awal proses pembuatan APBD tahun anggaran 2020. ” tujuan untuk menyelaraskan prioritas dan tujuan pembangunan daerah, mengklarifikasi tujuan program dan kegiatan, menyepakati prioritas pembangunan daerah serta program kegiatan prioritas daerah, “jelas Wagey.

“Jadi, RKPD yang disusun ini akan dijadikan acuan dalam perumusan kebijakan umum anggaran atau KUA, serta akan dibuat dasar dalam penyusunan RAPBD tahun 2020. Ini prosesnya yang saling berkaitan dan mempertegas rumusan rencana pembangunan daerah pada tahun mendatang,” tandasnya.

Forum Musrenbang ikut berpartisipasi memberikan narasumber dari para pakar dan pakar yang memberikan masukan dan memberikan kepada Pemkab Minahasa dalam persiapan RKPD. Para narasumber tersebut yaitu DR. DR Charles Kepel DEA, DR. Vecky AJ Masinambow SE MS, dan Drs Boaz Wilar.

Kegiatan ini turut dihadiri seluruh pemangku kepentingan, diundang Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Utara DR Recky Tumanduk MM bersama Sekretaris Aldrius Anis ST MT, Ketua DPRD James Rawung SH, Sekretaris Daerah Jeffry R Korengkeng SH MSi, asisten, bukan Forkopimda Kabupaten Minahasa, Kepala SKPD, dan para Camat.

Selain itu turut diundang juga tidak akademisi, tidak terwakili perempuan yang meliputi pengurus PKK dan DWP di Minahasa, tokoh masyarakat, LSM dan Ormas, organisasi profesi, pengusaha dan investor, serta para delegasi yang mewakili peserta Musrenbang kecamatan.

Penulis: Roni Sepang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *