Mongol Ajak Pemuda Sulut Ubah Karakter Buruk

by
Artis komedian Indonesia yang biasa dipanggil Mongol ini, bercerita bahwa Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) menjadi pelajaran berharga terhadap dirinya.

Manado- Pelaksanaan gerakan revolusi mental menjadi hal yang terpenting untuk diterapkan kepada masyarakat di seluruh Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.
Artis komedian Indonesia yang biasa dipanggil Mongol ini, bercerita bahwa Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) menjadi pelajaran berharga terhadap dirinya.
” Penerapan revolusi mental harus dimulai dari diri sendiri dulu, baru diterapkan kepada orang lain,” kata Mongol, Sabtu (27/10/2018) usai menonton Film Lima di eks kantor DPRD Sulut.
Dijelaskan Mongol, kehidupan di Manado sangat berbeda dengan kehidupan di Jakarta. Kata dia, Jakarta sebagai tempat pertama berkarier sebagai komedian telah memberinya banyak pelajaran soal kedisiplinan. “Menerapkan revolusi mental di Manado harus kerja keras agar bisa waktu saat diundang,” jelasnya.
Kata mongol, contoh hal kecil saja belum bisa dilakukan dan ini saatnya masyarakat Manado harus bisa berubah. “Biasanya kalau ada acara di Manado diundang jam sembilan tidak pernah datang sebelum jam sembilan atau tepat waktu dan nanti datang jam sepuluh atau sebelas,” ungkapnya.
Generasi muda sekarang, kata Mongol, harus berubah karakternya jangan sampai tidak disiplin.
Mongol hadir di Manado dalam rangka bagian dalam rangkaian Pekan Kerja Nasional (PKN) Revolusi Mental untuk mengajak para generasi muda di Manado menerapkan gerakan Revolusi Mental.

Penulis: Zulkifli Madina

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *