Mencari Calon Atlet, Saada Dojo Fokus Latih Kohay

by
Aksi para karateka yang tergabung dalam Saada Dojo

Manado – Lembaga Karate – Do Indonesia (Lemkari) khususnya Saada Dojo Paniki Manado, saat ini fokus melatih para Kohay (Murid) untuk menjadi calon atlet yang akan diikutkan diberbagai macam kejuaraan baik kota, provinsi sampai nasional serta internasional.

Pelatih sekaligus pengurus Lemkari Saada Dojo , Susanto Saada mengatakan, saat ini dirinya fokus melatih para kohay untuk bisa cepat mengerti dan paham agar bisa dipilih dan diikutkan dalam berbagai macam pertandingan nantinya. “Sampai saat ini di Lemkari Saada Dojo memiliki empat tempat latihan yaitu di Lemkari Saada Dojo Kiban 712 Raider Paniki, Lemkari Saada Dojo SD 103 Kilu Manado, Lemkari Saada Dojo SD GMIM 64 Manado, dan Lemkari Saada Dojo Kantor Gubernur. Semuanya berjumlah 205 kohay,” ujar Susanto yang sehari – hari bekerja sebagai ASN di SKPD Pemerintah Provinsi Sulut ini.

Susanto Saada melanjutkan, saat ini Lemkari Sulut dipimpin Dr Adry Manengkey MM yang mempunyai visi dan misi yang jelas yakni terwujudnya kohay yang berakhlak mulia di tengah tengah masyarakat. “Dengan misi yaitu menjadikan kohay yang percaya diri dan berprestasi baik di olahraga maupun di pendidikan,” ujar dia.

Saada menjelaskan, Lemkari didirikan oleh Anton Lesiangi, dibantu Drs Kariyanto Djojonegoro, bertepatan dengan berlangsungnya Kongres Forki ke-III tanggal 30 Agustus 1970 di Jakarta.

Menurut Saada, secara organisatoris, Lemkari disahkan pada tanggal 12 September 1972 pada Kongres I Lemkari di Pandaan Jawa Timur yang juga merupakan Kongres FORKI ke-IV. “Dojo Lemkari Saada saya dirikan pada tanggal 11 November 2012 dengan singkatan SAADA mempunyai arti khusus yaitu Selalu Ajarkan Akhlak dan Agama,” ujarnya.

Salah satu Kohay di Lemkari Saada Dojo Kiban 712 Raider Paniki Manado, Putri Nuraini Pinontoan mengatakan, dirinya sangat senang bisa bergabung dan belajar bela diri di Lemkari Saada Dojo. Karena selain memiliki teman banyak, juga bisa belajar menjaga diri sendiri. “Belajar karate selain bisa membela diri sendiri, juga bisa menjadi atlet dan bisa merubah karakter baik ahlak dan iman menjadi lebih baik,” ujar Putri Nuraini Makalalak Pinontoan yang saat ini bersabuk kuning.

Penulis: Zulkifli Madina

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *