Kemendikbud : Belum Paham Takola, Banyak Dana Bantuan SMK Akan Tersisah

by

Manado – Direktorat Pembinaan SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI adakan pertemuan dengan Dinas Pendidikan Daerah Sulut bersama para Kepala Sekolah SMK dan Pengurus MKKS SMK Se-Sulut di Ruangan Aula Dikda Sulut Jumat (23/8/2019).

Pertemuan yang dihadiri langsung Kepala Dinas Pendidikan Daerah Sulut, dr Grace Punuh MKes dan Kepala Bidang Pembinaan SMK tersebut yakni mengenai Analisa Hasil Aplikasi TAKOLA SMK dan Sosialisasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) BOS SMK Tahun 2019.

Menurut Yana, dari Direktorat Pembinaan SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI menyampaikan, dia menyayangkan banyak sekolah atau Kepala Sekolah khususnya SMK yang belum paham dan mengerti apa itu Takola dan tidak pernah mengunjungi website resmi http://psmk.kemdikbud.go.id/takola. “Anggaran bantuan banyak yang disediakan Kemendikbud bidang SMK, tetapi belum terserap maksimal akibat hanya sedikit sekolah yang mengajukan proposal bantuan dengan mengunjungi Website Takola,” ungkap Yana.

Kata dia, contohnya tahun 2018 hanya sedikit sekolah yang mengajukan dan Sulut hanya beberapa sekolah diantaranya SMK PP Negeri Kalasey. “Kami di Direktorat Pembinaan SMK menyiapkan bantuan untuk Fisik dan non Fisik dan bantuan akan diberikan terus secara bertahap sampai sekolah itu sudah memiliki semua fasilitas yang dibutuhkan,” ungkap Yana.

Menurut Yana, bagi sekolah yang sudah menerima bantuan agar bisa memberikan laporan supaya tidak bermasalah agar kalau mau meminta bantuan lagi bisa diberikan kembali sesuai kebituhan sekolah. “Diterima tidaknya bantuan atau proposalnya yaitu tergantung dari kelengkapan berkas yang harus dilengkapi pada pengisian Takola dan juga kesediaan anggaran yang ada,” jelas dia.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Daerah Sulut, dr Grace Punuh MKes mengatakan, sangatlah rugi kalau Kepala Sekolah tidak memanfaatkan aplikasi Takola yang sudah disediakan Kemendikbud dan ini adalah menjawab semua keperluan Sarpras disekolah. “Kami Dikda Sulut akan juga mengsuport dengan bantuan APBD dan APBDP kalau masih ada sekolah yang belum dapat bantuan dari Kemendikbud dan kami akan mengsinkronkan data ini dengan Kemendikbud sehingga tidak ada terjadi Dable bantuan,” ungkap Punuh.

Punuh berharap agar para Kepsek bisa mengunjungi dan mengisi di aplikasi Takola apa saja kebutuhan sekolah sehingga pemerataan pembangunan dunia pendidikan bisa terjadi dan tidak ada lagi sekolah yang kekurangan sarana dan prasarana baik fisik maupun non fisik.

Editor: Ishak Kusrant
Penulis: Zulkifli Madina

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *