Kedatangan Pengungsi Kerusuhan Wamena Warga Sulut di Bandara Sam Ratulangi

by

Manado – Sebanyak 48 dari 502 Warga Sulawesi Utara (Sulut) yang tinggal Wamena Papua telah tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado, pada Kamis (9/10/2019) pukul 10.30 Wita yang diangkut oleh pesawat Hercules TNI AU C-130 Noreg A-1332.

Menurut Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbang Pol) Sulut Mecky Onibala, kepulangan warga Sulut dari Wamena Papua difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Sulut bekerjasama dengan TNI AU. “Ini upaya Pemprov Sulut dalam membantu warganya disana dan kami dikirim ke Wamena Papua untuk melihat langsung kondisi warga Sulut, ada 3 titik yang kami kunjungi di Wamena dan semua warga Sulut aman,” ungkapnya.

Kata Onibala, pemulangan secara gratis warga Sulut dari Wamena dibagi dalam dua tahap yakni hari ini Kamis melalui pesawat Hercules dan sisanya melalui kapal laut ada seratus orang pada hari Sabtu (11/10/2019) pukul 18.00 Wita sore di Pelabuhan Bitung. “Dari 162 yang dipulangkan ke Sulut sebanyak 48 orang melalui pesawat hercules dan 100 orang melalui kapal laut karena pertimbangan banyak barang yang mereka bawah,” jelas Onibala.

Lanjut Onibala, warga Sulut dari Wamena yang tiba di Sulut baik Bandara Sam Ratulangi maupun di Pelabuhan Bitung, Pemerintah Provinsi Sulut menyediakan makanan, pemeriksaan kesehatan gratis dan mengantar mereka sampai kerumah masing – masing dengan selamat.

Diketahui juga, selain warga Sulut yang diangkut pesawat hercules yang sama, juga ada 80-an warga Sulawesi Selatan yang transit di Manado dan akan diterbangkan lagi ke Daerah asal mereka.

Sementara salah satu Warga Sulut dari Wamena yang tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado, Grace Malonda mengungkapkan, dirinya sangat bersyukur kepada Tuhan dan pihak TNI AU serta Pemprov Sulut yang telah membantunya keluar dari bahaya dan bisa membawanya pulang kekampung halaman. “Kami sangat bersyukur berkat bantuan dari Pemerintah dan TNI AU kami bisa sampai di Manado dengan selamat sampai ke rumah kami masing-masing biarpun kami trauma di Wamena, Papua,” katanya

Jumlah pengungsi akibat kerusuhan di Wamena Papua dari Provinsi Sulut yang diangkut oleh pesawat TNI AU C-130 dari Jayapura sebanyak 167 orang, namun sebagian besar sudah naik kapal laut sehingga untuk yang diangkut Pesawat hanya 48 orang yang terdiri dari 39 orang dewasa dan 9 anak-anak.

Adapun nama pengungsi yang tiba di Sulut yaitu:

  1. Rendi
  2. Rino
  3. Franklin
  4. Kanasya
  5. Rafael
  6. Andi
  7. Jumriani
  8. Fariza (Anak)
  9. Ramadani (Anak)
  10. Nurani
  11. Aila (Anak)
  12. Aira (Anak)
  13. Sardin
  14. Maklon
  15. Donal
  16. Amir
  17. Maxsi
  18. Suke
  19. Wiliam
  20. Ny Ailan Sumaryana
  21. Ricat Palit
  22. Willy L.
  23. Mohel Surusa
  24. Maria
  25. Silvana
  26. Marsela
  27. Marselino (Anak)
  28. Desni
  29. Kristina
  30. Yopi
  31. Seldy
  32. Lusia
  33. Patrena
  34. Sergio (Anak)
  35. Cris
  36. Frani
  37. Audy
  38. Femy
  39. Deni
  40. Jery
  41. Anep
  42. Pdt. Rudy
  43. Yohanes
  44. Irene Maya
  45. Saperina (Anak)
  46. Cinta (Anak)
  47. Claudia
  48. Clara (Anak)

Penulis: Zulkifli/Ishak
Editor: Ishak Kusrant

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *