Jaringan Bantuan Hukum di Sulut Terbentuk

by
Perwakilan OBH yang telah mendeklarasikan Jagabakum.

Manado – Bertempat di Hotel Whiz Prime Megamas Manado, pada Kamis (20/9/2018), jaringan bantuan hukum dibentuk. Deklarasi jaringan bantuan hukum ini diikuti oleh sejumlah Organisasi Bantuan Hukum (OBH) yang berada di Sulawesi Utara (Sulut) usai mereka mengikuti workshop “Menakar Peluang dan Tantangan Organisasi Bantuan Hukum di Sulut”.

Direktur LBH Manado Jekson Wenas SH menjelaskan, deklarasikan jaringan bantuan hukum diadakan untuk memperkuat jaringan OBH yang ada, dengan tujuan memperluas akses bantuan hukum terutama bagi masyarakat miskin dan buta hukum.

Jekson mengatakan, jaringan bantuan hukum yang telah di deklarasikan diberi nama “Jejaring Bantuan Hukum” (Jagabakum) yang diikuti oleh 14 OBH se-Sulut yakni LBH Pers Manado, LBH Pro Pope, LBH KSBSI Sulut, LBH LMI, YLBH-LBH Manado. Kemudian YLBH Ruddy Center, YLBH Pihak, LKBH Sulut, BKBH Unika De La Salle, KBH Kasalang Center, Manado Men Community, Opsi Sulut, PPMAN Sulut, dan Alumni LBH Manado. “Setelah ini para OBH yang telah mendeklarasikan Jagabakum akan mengikuti pelatihan khusus selama dua hari untuk menguatkan kapasitas para OBH,” ucap Jekson.

Dia menambahkan, tujuan pelatihan itu untuk memberikan pemahaman social justice kepada advokad organisasi bantuan hukum agar melakukan pendampingan bagi masyarakat miskin dan marjinal. Tidak terbatas kepada kelompok masyarakat miskin secara ekonomi, tetapi juga kepada kelompok-kelompok rentan lain seperti perempuan, anak, masyarakat adat, buruh, kelompok minoritas etnis, disabilitas dan LGBT.

 

Penulis: Ishak Kusrant

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *