Ikut Wisuda Unsrat, Dedi Apryanto Bandjar Bangga Raih Predikat Cum Laude

by

Manado – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) mengukuhkan 889 mahasiswa periode ke IV tahun Akademik 2018/2019 sebagai lulusan sarjana Strata 1, 2, dan 3 bertempat di Auditorium Unsrat Manado pada Kamis (16/5/2019).

Dalam Wisuda yang di pimpin langsung oleh Rektor Universitas Unsrat Prof.Dr.Ir.Ellen Joan Kumaat M.sc DEA mengukuhkan 889 lulusan sarjana yang terdiri dari program Sarjana (S1) berjumlah 725 orang, program Magister (S2) berjumlah 31 orang, Doktor (S3) berjumlah 1 orang, Profesi berjumlah 98 orang, Program Pendidikan dokter spesialis (PPDS) berjumlah 34 orang.

Dalam sambutannya Prof.Dr.Ir Ellen Joan Kumaat M.sc DEA  menyampaikan kepada wisudawan wisudawati bahwa mereka telah siap memilih dan mengupayakan masa depan masing-masing dengan penuh tanggung jawab dengan menunjukan keahlian, disiplin dan etos kerja yang tinggi maka tidak ada profesi yang terlalu kecil untuk di jalankan “Sekarang ini bukan lagi berapa banyak  jumlah lulusan yang dihasilkan oleh perguruan tinggi melainkan seberapa besar kwalitas dan relevansi yang dimiliki lulusan sehingga dapat di serap oleh pasar kerja,” pungkasnya.

Lanjut Rektor, angka partisipasi kasar pendidikan tinggi di Indonesia pada tahun 2019 adalah 32,5% sementara dibandingkan dengan Singapura dan Malaysia telah mencapai angka partisipasi kasar di atas 90% dan  tantangan bagi perguruan tinggi sekarang ini adalah bagaimana mampu membuat seorang mampu berpikir kritis, terstruktur dan memiliki ketrampilan yang memang dibutuhkan oleh dunia kerja dan masyarakat

“Berbicara mengenai ketrampilan di tengah perkembangan yang pesat di berbagai bidang saat ini hard skill bukan lagi menjadi satu satunya kemampuan yang harus di miliki, akhir – akhir ini soft skill menjadi kemampuan yang dibutuhkan untuk pengembangan karakter seperti kemampuan bekerjasama, berkomunikasi, etika dalam bekerja, working performance, empati, dan kecerdasan emosional semua itu semakin menjadi kunci penting untuk keberhasilan karier,” beber Kumaat

Lebih lanjut, Kumaat mengatakan menurut penelitan para pengamat pendidikan dunia bahwa hal – hal itu ternyata lebih menetukan dibandingkan hasil akademis, sesungguhnya kemampuan soft skill dibutuhkan untuk dapat mengaplikasikan kemapuan akademis di dunia kerja.

“Jangan pernah berhenti belajar, ingatlah wisuda bukanlah akhir dari perjuangan justru menjadi awal dari lahirnya dari berbagai karya dang pengabdian yang nyata, jangan pernah takut untuk membuat terobosan sehingga bukan tidak mungkin suatu saat andalah yang justru akan mencetak pekerjaan melalui wirausaha yang profesional.” imbuhnya

Salah satu Wisudawan Dedi Apryanto Bandjar peraih predikat Cum Laude dari Fakultas Ilmu Budaya jurusan Sastra Inggris dengan nilai IPK 3,80 mengatakan sangat bersyukur dan bahagia atas pencapaiannya meraih predikat tersebut dengan mengingat usaha dan kerja kerasnya dalam menuntut ilmu di Universitas Sam Ratulangi.

“Kuliah itu bukan masalah lama atau cepat tapi bagaimana kita membentuk karakter dan menjadi dewasa serta bagaimana kita mempersiapkan diri untuk terjun ke dunia kerja,” ujar pria asal Tobelo ini

Dedi juga menambahkan untuk kawan – kawannya yang dari Maluku Utara dan Papua jangan merasa minder dan tetap berodoa dan berusaha untuk memberikan yang terbaik dan bahagiakanlah orang tua.

Hadir dalam kegiatan ini Gubernur Sulawesi Utara yang di wakili oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Dr.Ir.Ricky Stanley Toemandoek MM, pejabat FORKOPIMDA Sulut dan Keluarga Besar Alumni Unsrat serta keluarga wisudawan.

Editor: Ishak Kusrant

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *