hari Ini, Gunung Soputan di Minahasa Tenggara Sudah 4 Kali Erupsi

by
Gunung Soputan di Kabupaten Mitra saat erupsi.

Ratahan – Gunung Soputan yang terletak di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Rabu (03/10/21018) pagi mengalami erupsi disertai semburan abu vulkanik.

Data yang dirangkum kabarManado.com, Gunung Soputan sudah mengeluarkan erupsi sebanyak 4 kali. Letusan 1 terjadi pukul 08:47 Wita, disusul letusan 2 terjadi pukul 10:44 Wita, kemudian letusan 3 terjadi pukul  11:12 Wita dan letusan 4 terjadi pukul 11:52 Wita.

Secara visual Gunung Soputan terlihat jelas hingga kabut 0-II. Asap kawah bertekanan sedang hingga kuat teramati berwarna coklat dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 2000-5000 m di atas puncak kawah. Letusan 4 4 kali dengan tinggi abu vulkanik 2000-5000 meter dan warna asap kelabu disertai Tremor menerus yang terekam dengan amplitudo 2-39 mm.

Data yang dirangkum dari Kementrian Energi Sumberdaya Mineral (KESDM) Badan Geologi,  Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Pos Pengamatan Gunung Soputan mengeluarkan tiga rekomendasi yakni:

1) Masyarakat agar tidak beraktivitas di seluruh area di dalam radius 4 km dari puncak Gunung Soputan dan di dalam area perluasan sektoral ke arah Barat-Barat daya sejauh 6,5 km dari puncak yang merupakan daerah bukaan kawah untuk menghindari potensi ancaman guguran lava maupun awan panas.

2) Masyarakat di sekitar Gunung. Soputan dianjurkan agar menyiapkan masker penutup hidung dan mulut, guna mengantisipasi potensi bahaya gangguan saluran pernapasan jika terjadi hujan abu.

3) Masyarakat agar mewaspadai potensi ancaman aliran lahar yang dapat terjadi setelah terjadinya erupsi yaitu dimana material erupsi terbawa oleh air, terutama pada sungai-sungai yang berhulu di sekitar lereng Gunung Soputan, seperti di antaranya Sungai Ranowangko, Sungai Lawian, Sungai Popang dan Londola Kelewahu. “Erupsi Gunung Soputan disertai abu vulkanik, yang mengarah ke arah Kabupaten Minahasa Selatan, dan hingga kini status Gunung Soputan berara pada level III (Siaga),” terang Fandy Ronald Rumimper petugas Pos Pemantau Gunung Soputan kepada kabarManado.com Rabu (3/10/2018).

Sementara itu, masyarakat dihimbau agar tidak percaya dengan sejumlah video yang banyak beredar di media sosial karena sebagian besar adalah hoax.

 

Penulis: Ishak Kusrant

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *