Gol Gusti Sandria Sulut United Menang Lagi di Kandang

by
Haris Hardiansyah (Kiri Atas), Gusti Sandria (Tengah) dan (Ohorella) melakukan evoria kemanangan usai ciptakan gol ke gawang Persis Solo. (Foto: Medsos Sulut United)

Manado – Laga Kandang BFC Sulut United vs Persis Solo yang berlangsung di Stadion Klabat pada, Sabtu (28/9/2019) sore akhirnya membawah anak asuhan Ricky Nelson tersebut menang lagi di kandang.

Saat pluit dibunyikan di babak pertama Tim Sulut United langsung tampil menyerang dan melakukan tekanan ke gawang Persis Solo, sejumlah peluang dimiliki oleh Tim kebanggaan masyarakat Sulut itu, mulai dari Striker Eksel Runtukahu, Rudiyana, dan Zulfikar Mustaqim Ohorella, namun sayangnya sikap terburuh-buruh sehingga tak bisa menciptakan gol, padahal peluang sudah ada didepan Persis Solo yang digawaki oleh kiper Rafit Zulfikar. Hingga pluit babak pertama tak ada gol tercipta dan hasilnya tetap 0-0 untuk kedua Tim.

Pelatih Kepala Sulut United Ricky Nelson dan Pencetak Gol Gusti Sandri. (Foto: Ishak/KM).

Memasuki babak kedua, Pelatih Kepala Ricky Nelson memasukan Herrie Samsudin Lontoh menggantikan Fajar Romansya, disusul Serpian Rixi Lasut menggantian Iman Pathurohman (Capten) dan Martinus Novianto Ardhi menggantian Rudiyana. Tiga pemain baru tersebut mampu merubah pola permainan, sehingga bagian tengah yang tadinya kosong dan tak berjalan maksimal kini mulai hidup dan bangkit lagi, sehingga Tim Sulut United menemukan pola permainanannya.

Serangan yang terus dibangun Tim Sulut United akhirnya memberikan hasil dimenit ke 80 saat sepak pojok kedua terjadi kemelut didepan gawang Persis Solo yang kemudian dimanfaatkan dengan baik oleh Gusti Sandria sehingga membawah kemenangan untuk Sulut United. Hasil ini kemudian disambut meriah oleh seluruh penonton, dan pendukung Sulut United dan pelatih serta seluruh Official Tim Sulut United yang berada di bangku pemain.

Store Sulut United di Stadion Klabat.

Sayangnya memasuki waktu injuri time, permainan diwarnai insiden saat salah satu pemain Sulut United terjatuh dan membutuhkan bantuan medis. Wasit yang memimpin pertandingan meminta Tim kesehatan untuk memasuki lapangan namun Para Offisial dan Pelatih meminta memperlambat sehingga aksi aduh mulut antara Pelatih dan Asisten Wasit bersama pelatih Persis Solo tidak bisa dihindarkan, bahkan kedua Pelatih nyaris baku pukul di lapangan. Akibatnya wasit memberikan Kartu Kuning Kedua kepada Capten Iman disusul Kartu Merah. Untungnya insiden tersebut cepat berlalu, dan hingga babak kedua berakhir Sulut United menang di kandang atas Persis Solo 1-0.

Gusti Sandria saat jumpa pers mengakui gol tercipta berkat kerjasama tim, dan bersyukur gol tersebut bisa membawah Sulut United menang lagi di kandang. “Saya bersyukur bisa ciptakan gol, namun semua itu berkar kerja keras dan kerjasama Tim karena itu butuh dukungan penonton dan seluruh pemain agar kita bisa menang lagi terutama saat away nanti lawan PSIM dan Persik Kediri,” ucap Gusti dengan rendah hati.

Pelatih Ricky Nelson mengakui beban yang dimiliki oleh anak-anak asuhannya sangat tinggi sehingga terlalu bermain berhati-hati, meski banyak peluang tapi tidak bisa dimanfaatkan dengan baik. “Namun kita akan memperbaiki terutama saat away nanti agar kekurangan bisa diatasi sehingga anak-anak bisa tampil lebih maksimal lagi. Kita juga akan manfaatkan pola permainan lambat seperti yang dilakukan Persis Solo agar bisa jadi peluang saat away,” ungkapnya.

Gelandang Mochamad Shulton Fajar (kiri) Pelatih Kepala Persis Solo Choirul Huda. (Foto: Ishak/KM).

Sementara itu menyangkut kepemimpinan wasit, diakui Nelson masih kurang baik, karena banyak kejadian yang terjadi merugikan Sulut United, sehingga menjadi beban bagi pemain semoga ini jadi perhatian kedepan.

Sedangkan pelatih Persis Solo Choirul Huda mengakui kemenangan Sulut United karena motivasi yang tinggi, sedangkan anak-anak asuhannya kurang fokus sehingga peluang ini dimanfaatkan dengan baik oleh Tim Sulut United. “Namun inilah permainan sepak bola, kami sudah berusaha, dan anak-anak sudah bermain maksimal tapi memang masih kurang beruntung,” kata Nurul Chorul Huda.

Dengan kemenangan ini Sulut United masih berada di posisi ke 9 Klasemen Liga 2 Indonesia, dan agar lolos dari Zona Degrdasi Sulut United harus memenangkan dua kali pertandingan baik Away maupun Home, dari tiga sisah pertandingan yang ada.

Laporan: Ishak Kusrant

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *