Gandeng ASITA, Dispar Gelar Manado Street Food di Kawasan Pecinan

by
Kadis Pariwisata kota Manado, Camat Wenang, dan Kabag Humas Pemkot Manado saat mencicipi makanan yang akan disajikan pada Wisatawan di Manado Street Food mulai 15 Maret 2019. (Foto: Ishak Kusrant)

Manado — Dinas Pariwisata kota Manado bersama Association of the Indonesian Tours and Travel (ASITA) Sulawesi Utara (Sulut) akan menggelar Manado Street Food  di kawasan Kampung Cina (Pecinan) Wenang Manado.

Kepala Dinas kota Manado Lenda Pelealu mengatakan, Manado Street Food merupakan program dari Pemerintah kota Manado untuk mengadakan destinasi kuliner yang baru yang belum pernah digelar dan program ini akan di Lauching pada tanggal 15 Maret 2019 mendatang di kawasan Pecinan sekitar Klenteng Wenang Manado.

Menurut mantan Kadispora kota Manado itu, nantinya ada sekitar 25 tenan yang akan terlibat dengan menghidangkan ragam kuliner yang siap memanjakan lidah para pencinta kuliner terutama wisatawan yang datang ke Manado. “Sasaran Manado Street Food adalah para wisatawan yang sedang berkunjung ke Manado namun jika wisatawan lokal juga tertarik mengapa tidak mencoba, karena itu dalam pertemuan sempat disinggung adalah masalah kebersihan dan higenis dari makanan yang disajikan,” katanya. Selasa (12/3/2019).

Kadis Pariwisata didampingi Tim ASITA Sulut dan para pelaku usaha saat menunjukan sejumlah makanan yang akan disajikan di Manado Street Food di kawasan Pecinan Wenang mulai 15 Maret 2019. (Foto: Ishak Kusrant)

Pelealu menambahkan, untuk jam oprasional Manado Street Food dimulai pada pukul 17:00 wita hingga pukul 01.00 Wita (dini hari) dan pelaksaannya akan mulai dibuka pada tanggal 15 Maret 2019 mendatang hingga setahun kedepan. Sedangkan untuk fasilitas jalan disiapkan oleh Dinas Pariwisata dan instansi terkait, namun untuk hal lainnya itu disiapkan oleh ASITA Sulut. “Jadi jelas tertuang dalam MoU dengan ASITA, apa yang disiapkan oleh Dinas Pariwisata apa yang disipkan oleh para Tenan dan ASITA,” kata Pelealu.

Pelealu berharap Manado Street Food bisa mendapat respon baik dari masyarakat terutama para wisatawan yang datang ke Sulawesi Utara.

Penulis: Ishak Kusrant

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *