Flora: Pentingnya Perlindungan Saksi dan Korban

by
Dekan FH Unsrat Manado, Dr Flora Priscila Kalalo SH MH memberikan cinderamata kepada Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Dr Abdul Haris SH LLM. (Foto: Yoseph E Ikanubun)

Manado – Setelah sebelumnya Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Agus Rahardjo menghadiri senimar nasional di Fakultas Hukum (FH) Unsrat, kali ini giliran Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Dr Abdul Haris SH LLM hadir sebagai pembicara.

Seminar Nasional kali ini mengangkat tema  “Peran Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban dalam Hukum Pidana di Indonesia” yang digelar, Selasa (14/08/2018), di aula FH Unsrat Manado.

Dekan FH Unsrat Manado, Dr Flora Priscila Kalalo SH MH dalam sambutannya mengatakan, seminar nasional merupakan rangkaian dari peringatan dies natalis FH Unsrat ke-60. Terkait tema yang diangkat, menurut Flora, terkait dengan pentingnya memastikan perlindungan terhadap saksi dan korban.”Kami juga menggagas kerjasama dengan LPSK dalam bentuk magang mahasiswa, memfasilitasi kegiatan, serta tenaga ahli di bidang hukum dan memberikan advokasi bagi saksi dan korban,” papar Flora.

Flora mengungkapkan, dalam Kongres PBB ke-7 tahun 1985 sudah dibahas bahwa saksi dan korban seharusnya menjadi bagian integral dari seluruh sistem peradilan. ”Tujuannya memberikan rasa aman bagi setiap warga Negara terutama saksi dan korban. Di Indonesia diatur dalam UU Nomor 13 tahun 2006,” ungkap Flora.

Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Dr Abdul Haris SH LLM menyambut baik pelaksanaan kegiatan itu.

 

Penulis: Yoseph E Ikanubun

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *