Edukasi Kepatuhan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

by
BPJS Ketenagakerjaan Sulut mengadakan pertemuan dengan jajaran kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulut dalam rangka melakukan edukasi dan kepatuhan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Manado – BPJS Ketenagakerjaan Sulut mengadakan pertemuan dengan jajaran kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulut dalam rangka melakukan edukasi dan kepatuhan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Ini dilakukan oleh Tim Pengawasan Terpadu Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulut bersama BPJS Ketenagakerjaan.

Kegiatan berlangsung di aula Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulut, Selasa (07/08/2018).

Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Bidang Pengawasan Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Provinsi Sulut, Sandy Kaunang yang sekaligus membuka acara tersebut mewakili Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Turut hadir Kepala  Bidang Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Manado, Adisafah. “Kegiatan ini untuk melakukan klarifikasi dan juga penyegaran terkait aturan yang ada yang belum dipahami dan belum diimplementasikan,” ujar dia.

Adisafah menambahkan, di Sulut sudah terbentuk tim terpadu yang akan melakukan edukasi dan tindakan terhadap pihak yang belum melaksanakan Undang Undang Nomor 40 Tahun 2004 terkait 5 jaminan perlindungan sosial bagi para penerima kerja.”Banyak para pemberi kerja yang belum mengimplementasikan baik masalah tunggakan bahkan belum mengikutsertakan para pekerjanya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan,” tandas dia.

Dalam edukasi ini juga di jelaskan bagaimana para  penerima kerja mendapatkan hak-haknya. “Hak tersebut berlaku baik para pekerja asing maupun pekerja lokal dengan ketentuan minimal 6 bulan kerja pemberi kerja wajib berikan perlindungan jaminan sosial,” lanjut Adisafah.

Mengakhiri sambutannya Adisafah menyampaikan, selain hal itu, melalui edukasi dijelaskan  bahwa betapa pentinganya penegakan atau sanksi hukum kepada para pemberi kerja dan betapa pentingnya akan manfaat fasilitas perlindungan jaminan sosial bagi para penerima kerja.

Kaunang menyampaikan lewat edukasi tim terpadu akan melakukan klarifikasi dan konsolidasi sehingga dalam hubungan antara pemberi kerja dan penerima kerja akan tercipta hubungan yang harmonis.

 

Penulis: Linda Setiawati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *