Cerita Kepala SMAN 7 Terhadap Kasus yang Dihadapi Sejak Tahun 2017

by

Manado – Kepala SMA Negeri 7 Manado, Grace Lowing menceritakan kronologus kasus yang menimpa dirinya, saat ditemui awak media pada Rabu 10 Juli 2019 tepat di syukuran Hut Bhayangkara Ke-73.

Kasus tersebut bermula saat Kepala SMKN 7 Manado melakukan sidak terhadap siswa – siswinya di sebelah rumah yang lagi berkumpul pakai seragam sekolah saat pulang sekolah. “Saya melihat banyak siswa pakai seragam tidak pulang rumah dan  kumpul – kumpul disebelah rumah saya dan saya merasa terpanggil untuk menegur dan melakukan pembinaan,” kata lowing didampingi pengacaranya, Chandra Paputungan SH.

Kepala SMA Negeri 7 Manado Grace Lowing.

Kata Lowing, pada saat melihat mereka banyak pakai seragam sekolah dan malahan ada siswa saya dari SMA Negeri 7 Manado. “Saya panggil mereka menghadap di ruangan untuk dilakukan pembinaan agar tidak mengulang perbuatan mereka,” jelas Lowing.

Kata dia, saat lakukan pembinaan ada siswa yang merekam dan melaporkan pada orang tuanya dan saya dilaporkan orang tua murid bernama Junifrajm Nender terkait dugaan pencemaran nama baik orang lain. Korban Junifrajm Nender melapor pada 06 September 2017 sesuai laporan Nomor LP/2179/IX/2017/Sulut/Resta Mdo. “Saya katanya dinilai menceritakan hal-hal berbau fitnah terhadap korban. Dan saya ditetapkan sebagai tersangka sejak 23 Oktober 2017 sesuai surat pemberitahuan nomor B/2180/X/2017/Reskrim/Resta Mdo. Namun tiga tahun kasus berlalu tanpa ada kejelasan. Dan hingga berkas penyidikan sampai ke Kejaksaan Negeri Manado ditolak karena berkas tidak lengkap,” kata dia.

Lanjut dia, dirinya sudah di BAP sebagai tersangka. 2018 sudah diperiksa dan 2019 ini dipanggil lagi untuk diperiksa karena berkas tidak lengkap alias P19. Masakan penyidik polisi meminta BAP saya lagi, katanya untuk direkam. Saya tidak mau karena keterangan yang sudah diberikan 3 tahun lalu tidak berubah alias sama persis.

Ia menjelaskan kalau tidak cukup bukti harusnya kasus ini sudah SP3. “Tapi herannya masih berlanjut dan pemberitaan media yang sangat-sangat tendensius. Saya datang dengan baik-baik ke Polres Manado ditulis dijemput paksa,” tandasnya.

Penulis: Zulkifli Madina
Editor: Ishak Kusrant

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *