Bau Menyengat Sampah Ganggu KBM di SMKN 1, Pemkot Manado Tak Ada Solusi

by
Bongkar muat sampah disamping SMKN 1 yang mengganggu KBM.

Manado – Tempat bongkar sampah yang berada di antara samping SMK Negeri 1 Manado dan Belakang Gedung Keuangan Negara setiap hari mengganggu kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah tersebut, pasalnya motor dan mobil sampah melakukan bongkar muat sampah di lokasi itu, sehingga menimbulkan bau menyengat atau bau busuk dari sampah sehingga sangat mengganggu KBM karena bauh menyengat masuk ke dalam kelas.

Pihak sekolah sendiri sudah beberapa kali menyampaikan hal tersebut ke pihak pemerintah kota Manado melalui Kecamatan Sario, namun hingga saat belum ada solusi dari pemerintah setempat. “Setiap pagi jam KBM pasti terganggu karena bau busuk tersebut masuk ke ruangan kelas, karena lokasi bongkar muat sampah tepat berada di samping kelas meski ada tembok pembatas, namun bau menyengat itu sangat menganggu KBM,” jelas guru di sekolah itu.

Selain guru, keluhan juga datang dari para siswa, mereka menilai pemerintah harusnya mencari lokasi lain untuk membongkar sampah dari motor ke mobil sampah agar bau menyengat tidak masuk ke dalam kelas. “Kalau hari-hari begini siswa bukan hanya terganggu KBM tapi bisa mendatangkan penyakit karena setip hari menghirup udara kotor dari bongkahan sampah yang masuk ke dalam kelas,” kata Nedved dan Angel Siswa SMKN 1 Manado.

Sementara itu pemerintah kota Manado melalui Camat Sario Handry Lasut berkila kalau pemerintah mengabaikan laporan pihak sekolah, menurutnya hingga saat ini pemerintah belum mendapat lokasi untuk bongkar muat sampah sehingga masih dilakukan di lokasi tersebut. “Memang sudah tidak ada solusi cuman boleh ditempat itu, karena sudah tidak ada tempat lain, dan sudah beberapa kali pindah tempat,” kata Camat Sario kepada kabarManado.com Selasa (8/10/2019).

Camat Hendry Lasut mengatakan, bongkar muat sampah hanya bersifat sementara, dan setelah itu langsung dibersihkan kembali. “Yang penting kan torang langsung kasih bersih, jadi sama-sama baku mengerti,” kata Lasut dalam dialeg bahasa Manado.

Siswa dan guru SMKN 1 berharap Gubernur Sulut Olly Dondokambey segera turun tangan untuk mengatasi masalah sampah ini jika pemerintah kota Manado tidak bisa mengatasi, sebelum banyak siswa yang sakit karena setiap hari menghirup udara kotor, dari bongkar muat sampah di samping sekolah.

Diketahui bongkar muat sampah ditempat tersebut dimulai pada pukul 07.00 Wita hingga pukul 10.00 Wita, sehingga menggangu jam KBM siswa dan guru di SMKN 1 Manado.

Penulis: Redaksi
Editor: Ishak Kusrant

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *