8 ASN Pemprov Sulut Dipecat Karena Terjerat Korupsi

by

Manado – Sebanyak delapan orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemprov Sulut sejak Bulan Juni sudah ditindaklanjuti dan diberhentikan dengan tidak hormat terkait kasus korupsi.

Kepala Badan Kepagawaian Daetah (BKD) Provinsi Sulut, Femmy Suluh, Selasa (7/8/2018) mengatakan, dalam aturan kalau pegawai yang tersangkut masalah tindak pidana korupsi (tipikor) atau kejahatan dalam jabatan sanksi diberhentikan tidak dengan hormat. “Data sesuai dengan rilis BKN Regional XI ada sebanyak 83 ASN Sulut yang tersebar di 15 Kabupaten Kota, khusus Pemprov Sulut ada sebanyak 8 orang ASN sejak bulan Juni kita sudah ditindaklanjuti dan diberhentikan tidak dengan hormat,” kata Suluh.

Lanjut Suluh, pegawai yang tersangkut masalah tipikor atau kejahatan dalam jabatan sanksinya diberhentikan tidak dengan hormat kalau sudah ada putusan inkrah dan sudah menjalani hukuman. “Delapan  orang ASN ini tersebar di sejumlah SKPD, yakni dinas ESDM, PU dan dinas lainnya. Tujuh orang ASN yang diberhentikan adalah pindahan dari kabupaten kota yang ada di Sulut,” tandasnya.

Suluh mengatakan, ASN yang terjerat masalah hukum kebanyakan disebabkan karena kasus proyek.

 

Penulis Zulkifli Madina

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *