4 Warga Terkena Senapan Angin Akibat Tarkam di Desa Pusian dan Desa Toruakat, Dumoga Kabuptan Bolmong

by

Dumoga – Perkelaian antar kampung (Tarkam) kembali terjadi pada Sabtu (5/10/2019) di Kabupaten Bolaang Mongondow, Kecamatan Dumoga, di wilayah perbatasan Desa Toruakat dan Desa Pusian, akibatnya 4 warga Desa Toruakat terluka, akibat terkena peluru senapan angin.

Data yang dihimpun media di lokasi, kejadian terjadi pada pukul 14.10 Wita, bertempat di perbatasan atara Desa Toruakat dan Des. Pusian Kecamatan Dumoga, Kabupaten Bolmong, telah terjadi Tarkam dengan saling lempar batu, senjata tajam, Tombak, serta senapan angin, antara masyarakat Desa Toruakat dengan masyarakat Desa Pusian, hingga sampai ke Jalan Trans Doloduo (AKD) yang mengakibatkan Kendaraan Roda Empat dan Roda dua tidak bisa melintasi karena adanya tumpukan sisa lemparan baru di Jalan Raya tersebut.

Berdasarkan kronoligis yang diterima media, tawuran terjadi karena dugaan adanya seorang masyarakat Desa Toruakat yaitu Dodi Hasan, (30) pekerjaan Tani terkena luka dibagian pipi dan wajah akibat serangan dari orang tidak dikenal yang menggunakan senjata tajam (Pisau) pada Jumat (4/10/2019). Masyarakat Desa Toruakat menduga pelakunya adalah masyarakat Desa Pusian atas, sehingga hal ini yang memicu Tarkam terjadi

Hingga kini kedua masyarakat Desa Toruakat dan masyarakat Desa Pusian masih tetap bertahan di antara perbatasan Kedua Desa masing-masing, setelah tawuran antara kedua Desa tersebut terjadi.

Polisi berjaga di perbatasan kedua Desa.

Sedangkan Jalan Trans AKD tidak bisa dilalui oleh Kendaraan Roda Empat dan kendaraan Roda Dua, karena masyarakat merasa terganggu oleh tumpukan batu yang berada di tengah Jalan Raya Umum tersebut.

Sedangkan sebagian masyarakat antara kedua Desa memegang senjata tajam seperti Samurai, Tombak dan senapan angin, mereka juga bersiaga diperbatasan Desa masing-masing sehingga pengemudi kendaraan merasa takut untuk melajutkan perjalanan ke tujuan.

Dandim 1303/Bolmong Letkol Inf Sigit Dwi Cahyono S.Sos telah melakukan koordinasi dengan aparat terkait dan Pemerintah Kedua Desa tersebut untuk menghimbau kepada masyarakat agar menghentikan tawuran.

Hinnga saat ini Aparat Gabungan TNI dan Polri masih terus melakukan penjagaan diantara kedua Desa tersebut untuk mencegah terjadi tarkam lanjutan antara kedua Desa.

Selain itu anggota Polres Kotamobagu, Brimob, Polsek Dumoga Timur dibantu Personil Koramil 07/Dumoga sudah berada di Lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan mengantisipasi terjadinya Tarkam antara kedua Desa tersebut agar tidak kembali berlanjut, dan suasana di lokasi perbatasan kedua Desa sudah kembali kondusif.

Penulis: Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *