3 Cara Pemprov Sulut Atasi Pangan Saat Ramadhan

by
Pedagang disalah satu pasar di Manado. (foto: istimewa)

Manado – Memasuki bulan Ramadhan pemerintah harus menjamin ketersediaan pasokan pangan. Mengingat kebutuhan itu sangat diperlukan masyarakat yang sedang menjalani bulan puasa hingga Idul Fitri tiba.

Meski begitu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Dinas Pangan Daerah menjamin ketersediaan, pasokan, harga dan kualitas pangan tersebut.

“Ada tiga hal pokok yang harus diperhatikan dan dijamin aman terkait pangan yaitu ketersediaan pangan, harga pangan dan kualitas pangan itu sendiri,” ujar Wagub Kandouw saat membuka Rakor Pengamanan Stabilitas Pasokan, Ketersediaan dan Harga Pangan jelang bulan puasa dan Hari Raya Idul Fitri, di Kantor Gubernur, Selasa (15/5/2018) kemarin. Ketiga hal ini sangat terkait dan bersangkutan langsung dengan masyarakat selaku konsumen.

Pasokan dan ketersediaan bahan pangan merupakan hal yang penting, baik pasokan dari dalam daerah maupun dari luar daerah, termasuk bahan impor dari luar negeri. Bahkan instansi di daerah diharapkan terus memantau ketersediaan bahan pangan pada Sentra produksi di daerah.

Demikian halnya dengan harga pangan, yang seharusnya sesuai dengan harga yang sudah ditetapkan pemerintah ataupun harga pasar yang berlaku, dan bukan berasal dari permainan pelaku pasar atau pedagang demi keuntungan sendiri.

Selain itu, kualitas bahan pangan harus senantiasa dijaga dan dipelihara guna mendapatkan kepercayaan konsumen terhadap bahan pangan yang dibutuhkan.

“Jadi kita harus saling bersinergi, Pemprov Sulut dan instansi terkait di kabupaten dan kota, termasuk melakukan check on the spot terkait ketersediaan, pasokan, harga dan kualitas pangan di daerah, termasuk di wilayah pelosok dan kepulauan,” katanya.

Dia beralasan, persaingan global saat ini, masyarakat dihadapkan pada permasalahan dan tantangan yang besar dalam pembangunan yang bersumber pada potensi sumber daya pertanian.

Perilaku para pedagang terhadap distribusi pangan, ikut mengeruk profit wajar, serta kelangkaan pangan akibat panjangnya rantai pemasaran yang kemudian berujung pada terjadinya gejolak harga pangan yang akan berdampak Iangsung terhadap masyarakat selaku konsumen.

Untuk itulah Pemerintah harus menjamin penyediaan bahan pangan dalam jumlah yang cukup, kelancaran distribusi dan harga yang stabil agar masyarakat bisa mengakses pangan bermutu dengan harga terjangkau serta aman dikonsumsi, terlebih menjelang hari-hari besar keagamaan.

Beberapa hal yang harus diperhatikan dan dilakukan agar harga bahan pokok bisa terkendali oleh pemerintah. Antara lain diperlukan informasi data stok/ketersediaan, pasokan dan harga pangan untuk dinformasikan ke publik dan berkoordinasi dengan instansi terkait dan pelaku usaha.

Penulis: Zulkifli Madina

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *